R-APBD 2010 Taput Terancam Gagal

freddy ht
bisnisnews.com – TAPUT

Setelah hampir dua bulan 35 anggota DPRD Tapanuli Utara telah dilantik, tetapi sampai saat ini kinerja anggota DPRD tersebut belum mendukung program kepentingan rakyat, terbukti hingga kini belum terbentuk susunan kelengkapan DPRD setelah pembentukan fraksi-fraksi.

Bahkan, pimpinan DPRD yang defenitif selalu dalam tahap-tahap pembahasan, akibatnya kemungkinan besar R-ABPD Tapanuli Utara tahun 2010 akan terancam gagal.

“Sudah hampir 2 bulan para anggota dewan terhomat itu dilantik sebagai penampung aspirasi masyarakat, tetapi kinerja mereka sampai saat ini belum kelihatan. Buktinya, pembahasahan R-APBD Taput sampai saat ini belum dilakukan oleh para dewan terhormat itu, karena belum terbentuk alat kelengakapan DPRD dan juga belum ditetapkanya pimpinan DPRD yang defenitif. Sepengetahuan kami, harus terbetuk dulu alat kelengakapan dan pimpinan DPRD yang defenitif, agar dapat membahas R-APBD,” kata sejumlah pengamat politik Taput, kemarin.

Mereka menjelaskan, apabila terlambat melakukan pembahasan R-ABPD Taput tahun 2010, kemungkinan besar akan dipotong oleh pemerintah pusat sebasar 25% dari pagu APBD yang akan dikucurkan.

“Apabila terjadi pemotongan tersebut, itu jelas kelemahan eksekutif dan DPRD Taput yang dapat merugikan kepentingan masyarakat, karena dana APBD untuk pembangunan diambil dari jumlah penduduk Tapanuli Utara Rp 100 ribu/orang yang saat ini jumlah penduduk Taput sebanyak 300 ribu jiwa,” kata mereka seraya menambahkan, kapan itu semua dilaksanakan, jangan hanya tidur dan duduk-duduk saja para anggota DPRD tersebut.

Sejumlah pengamat politik di Taput berharap, agar DPRD dengan secepatnya membentuk alat kelengkapan dewan demi terealisasinya R-APBD 2010.

Sementara itu, anggota DPRD Taput, Jasa Sitopul SH MH saat dihubungi wartawan, Selasa (27/10), via telepon mengatakan, tidak ada alasan sampai saat ini pembahasan dan pembentukan alat kelengakapan dewan.

Menurutnya, selajuh ini penetapan pimpinan DPRD defenitif ditunda, karena dalam UU Nno 27/2009 sudah jelas disebutkan siapa pimpinan dan wakil pimpinan DPRD.

“Tetapi untuk lebih jelas lagi, lebih baik pimpinan sementara DPRD Taput dikonfirmasih, karena dia yang berwenang menjawab itu.
Tetapi sekali lagi, saya katakan, pembetukan alat kelengkapan, jelas sudah terlambat. Apabila tidak terbentuk alat kelengkapan, kita tidak akan dapat membahas R-APBD Tapanuli Utara,” ujarnya.

Pimpinan Sementara DPRD Taput, FL Fernando Simanjuntak SH MH menjelaskan, tidak ada kendala tentang pembentukan alat kelengakpan dan pimpinan DPRD yang defenitif.

“Dalam minggu ini kita akan menetapkan pimpinan DPRD Tapanuli Utara dengan tujuan untuk membahas R-APBD Taput tahun 2010,” ujarnya. [tbn]

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: