Padat Karya Langkah Awal Tanggulangi Pengangguran

nikson/hm tambunan
bisnisnews.com – SAMOSIR

Pelaksanaan Padat Karya merupakan langkah awal menanggulangi pengangguran demikian diungkapkan Bupati Samosir saat membuka Rapat Kerja Gerakan penangulangan Kemiskinan Provinsi Sumut 2009, di Hotel Toledo Inn, kemarin.

Rapat kerja ini dihadiri 12 Kabupaten/Kota wilayah Barat dan sebelumnya di wilayah timur dilaksanakan pada 14 Oktober 2009 di berastagi.

Untuk menangulangi pengagguran Pemerintah Kabupaten Samosir mengarahkan Program Padat Karya melalui Anggaran Dana Desa, Kelompok Tani, Kelompok Kerajinan dan Industri Kecil Parawisata.

Lebih lanjut beliau mengatakan, untuk menggerakkan sektor rill, perlu upaya pemerintah daerah menggerakan perekonomian rakyat melalui partisipasi masyarakat.

Dana desa telah diberikan langsung ke setiap desa dari tahun 2007 yang lalu minimal 150 juta perdesa setiap tahunnya dan terus ditingkatkan dan evaluasi yang dilakukan jauh lebih baik dan efesien disamping infrastruktur pedesaan pelaksanaanya lebih cepat.

Di samping itu, kelompok tani dan perajin juga kita kuncurkan bantuan modal dan peralatan, sehingga ekonomi kerakyatan dapat digerakan dan meningkatnya kesejahteraan dan menunjang sektor unggulan parawisata.

“Kita harus akui ada keterbatasan SDM terutama dibidang kewirausahaan, maka kita terus giatkan pelatihan termasuk mendirikan beberapa SMK dan dalam waktu dekat dioperasionalkan balai latihan tenaga kerja khususnya sektor-sektor yang mengarah sektor usaha parawisata,” cetusnya.

Pembangunan parwisata tentu perlu multi sektor artinya dapat mendukung parawisata meningkatkan income perkapita dan memperluas usaha di bidang parawisata.

Salah satu pendorong penganguran adalah investasi, namun kita akui ada kendala seperti lahan karena Kabupaten samosir merupakan tanah adat/ulayat.

Saat ini investor yang masuk dari PMA di bidang agribisnis, bunga untuk ekspor dan sedang menyusun amdal.

Ada satu solusi terkait dengan kepemilikan lahan, dihimbau agar perantau dapat berpartisipasi investasi dengan memanfaatkan lokasi leluhurnya.

“Saya kira Samosir lebih cepat, percayalah kita akan dukung dan fasilitasi,” ungkapnya. [tbn]

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: