Bupati Sergai Kunjungi Korban Banjir di Pantai Cermin

tin

TINJAU KORBAN BANJIR. Bupati Sergai, HT Erry Nuradi didampingi sejumlah pejabat Pemkab Sergai dan Pengurus Yayasan Sosial Angsapura Medan meninjau pemukiman warga Dusun 11 Desa Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin yang tertimpa musibah banjir kiriman dari Sungai Ular.

iwan sp/hm tambunan
bisnisnews.com – SEI RAMPAH

Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) sesuai dengan batas kewenangan dan kemampuan yang ada tetap memberi perhatian dengan memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat bencana banjir kiriman di Kecamatan Pantai Cermin.

“Banjir yang terjadi dan menimpa beberapa rumah penduduk serta kawasan pertanian warga di Desa Kota Pari Pantai Cermin (sebagai muara dari aliran Sungai Ular), antara lain disebabkan tingginya curah hujan di hulu Sungai Ular yaitu di daerah pegunungan sejak beberapa hari ini, sehingga debit air yang mengaliri sungai tersebut cukup besar dan meluap menggenangi kawasan pemukiman penduduk maupun lahan pertanian warga,” kata Bupati Sergai, HT Erry Nuradi melalui Kabag Humasy Pemkab Sergai Drs Rachmad Karo-Karo kepada wartawan usai meninjau lokasi dan pemukiman warga yang terkena bencana banjir di Dusun 11 Desa Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin, kemarin.

Dalam upaya penanggulangan terhadap korban bencana banjir itu kata Rachmad, Bupati Sergai didampingi sejumlah pejabat Pemkab Sergai, telah turun langsung ke lokasi dan memberikan perintah kepada jajarannya untuk membantu warga yang terkena bencana.

Hal yang sama juga dilakukan sehari sebelumnya oleh Wakil Bupati Sergai H Soekirman di wilayah Kecamatan Dolok Masihul.

Di sela-sela peninjauan lokasi banjir itu, Bupati Sergai menjelaskan, ada empat tindakan yang dilakukan pemerintah bila terjadi bencana seperti di Desa Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin tersebut, yakni SAR (Search and Rescue) yaitu dicari dan selamatkan dulu korban, kemudian relief (tanggap darurat) melalui pemberian makanan, air, selimut dan tenda serta pemberian obat-obatan/pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada korban.

Sedangkan, tindakan yang ketiga adalah rehabilitasi terhadap sarana dan prasarana yang rusak, sementara tindakan keempat adalah rekonstruksi (membangun kembali) terhadap sarana maupun prasarana yang rusak.

Khusus bencana banjir yang menimpa beberapa rumah penduduk di Dusun 11 Desa Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin, menurut Rachmad, tindakan SAR sudah dilakukan bersama oleh jajaran TNI, Kepolisian, Pemkab Sergai dibantu masyarakat setempat.

Demikian juga halnya, dengan tindakan relief (tanggap darurat), sejak peristiwa banjir Pemkab Sergai dan beberapa yayasan sosial maupun warga masyarakat yang peduli telah memberikan bantuan berupa makanan, air bersih layak konsumsi, pendirian tenda-tenda tempat penampungan sementara korban.

Untuk tindakan rehabilitasi bagi sarana maupun prasarana yang rusak menurutnya, sedikit memakan waktu karena adanya prosedur yang berbeda di setiap instansi diantaranya penanggulangan perbaikan benteng Sungai Ular berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi sedangkan untuk saluran sekunder yang ada di kawasan banjir tersebut kewenangannya berada di Kabupaten dan hal tersebut sudah dilakukan perbaikan oleh Pemkab Sergai.

“Dalam meringankan beban yang dialami warga terkena bencana banjir di Desa Kota Pari terutama terhadap infrastruktur dasar maupun pemukiman yang rusak ke depan akan dilakukan tindakan rekonstruksi (membangun kembali), yaitu Pemkab Sergai akan memberikan bantuan dengan pola gerakan swadaya rakyat (gerbang swara),” ujar Rachmad mengutip penjelasan Bupati Sergai. [tbn]

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: